Tokoh :
Sir Issac Newton (1643-1727) adalah ilmuwan terbesar
sepanjang abad. Ia adalah seorang warga Negara inggris. Ayahnya adalah seorang
petani yang meninggal sebelum newton lahir. Pada waktu sekolah, ia sering
diejek teman-temannya karena ia bodoh, pendiam, pemalu, pelamun, dan mudah
tersinggung.kemudian ia belajar dengan giat sampai menjadi juara kelas. Sejak
itu teman-teman tidak berani mengganggunya lagi.
Sir
Issac Newton suka membaca, suka sekali berpikir, melakukan banyak eksperimen, dan
mengarang. Buku karya newton yang paling terkenal dan paling bermutu di dunia.
Berjudul Principia. Dalam buku itulah Newton menjelaskan ketiga hukumnya
mengenai gerak benda. Selain seorang ahli matematika, astronomi, filsafat,
pengarang dan guru besar. Ia yang menemukan gerak gravitasi, hukum gerak,
kalkulus, teleskop pantul, dan spektrum
Ini adalah suatu cara yang digunakan Sir Issac Newton untuk melihat pembiasan cahaya dari prisma yang dipantulkan oleh prisma dari matahari.Salah satu kegemaran Sir Issac newton adalah melihat cahaya dari pembiasan prisma.
di bawah adalah cara untuk dapat mengetahui prisma yang dapat memantulkan cahaya dari matahari.
Membagi cahaya menjadi spectrum:
Dapatkah kalian menguraikan cahaya
matahri menjadi jejeran warna (spectrum)? Cobalah lakukan kegiatan berikut ini
untuk membuktikannya!
Apa
yang kalian perlukan?
1. Sebuah
cermin kecil
2. Selembar
kertas atau karton putih
3. Air
4. Baskom
atau panic besar
5. Ruangan
yang dapat dimasuki sinar matahari secara langsung atau cahaya matahari
langsung di luar ruangan.
Apa yang harus kalian lakukan?
1. Isi
baskom atau panic besar dengan air sampai 2/3 nya.
2. Tempatkan
baskom atau panci tersebut di atas meja atau lantai, di bawah cahaya matahari
di luar ruangan. (Catatan: sinar matahari
langsung sangat penting agarpercobaan ini dapat berjalan dengan baik).
3. Tempatkan
cermin di bawah air,menghadap ke sinar matahri. Kemudian tempatkan kertas di
sebelah atas depan cermin.
4. Seimbangkan
/atur posisi kertas dan cermin sampai sinar pantul mengenai kertas. Amati
spectrum warna yang terbentuk.
Apa yang terjadi?
Pada kertas tampak spectrum warna
seperti warna pelangi.
Mengapa hal ini dapat terjadi?
Air depan cermin berperan seperti
prisma,membagi cahaya menjadi spectrum-spektrum warna.
(Ketika cahaya matahari dari satu
medium ke medium lain, misalnya dari udara ke air, kecepatan dan arahnya
berubah, dengan kata lain cahaya matahari mengalami pembiasan. Perbedaan warna
cahaya terbentuk dengan cara yang berbeda . Cahaya ungu merambat paling cepat
dan paling jauh. Cahaya merah merambat dan membelok paling jauh. Warna –warna
cahaya yang berbeda dirambatkan dan dipisahkan, dan kalian dapat melihat
spectrum).
Ketapel juga merupakan permainan yang memiliki hubungan dengan fisika, karena tarikan dari ketapel dapat menimbulkan gaya pegas. Gaya pegas adalah gaya yang timbul
dari sebuah pegas, karena pegas di tarik atau di tekan. Contoh gaya pegas ini
dapat dilihat pada ketapelyang digunakan untuk melempar sebuah batu kecil
dengan cara menyimpan batu kecil pada ujung ketapel, kemudian karet ketapel di
tarik lalu dilepaskan, maka batu akan terlempar.
Archimedes adalah sahabat Hieron
ll, yaitu seorang raja di Sirakusa pada waktu itu. Pada suatu hari raja
menyuruh seorang pandai emas untuk membuat mahkota. Raja menduga bahwa mahkota
emas tersebut bukan terbuat dari emas murni. Untk membuktikan kecurangan pandai
emas,
maka raja menyuruh Archimedes untuk membuktikannya karena Archimedes
dianggap orang yang paling cerdas waktu itu. Berhari hari Archimedesberpikir
bagaimana cara membuktikannya. Ketika kepalanya terasa panas karena terlalu
banyak berpikir, ia menceburkan diri ke dalam bak mandi umum yang berisi air
penuh air. Tentu saja air di bak meluap dan tumpah ke lantai. Tiba tiba ia
bangkit dan berlari sambil telanjang. Ia sangat girang karena menemukan cara
membuktikannya. Setiba di rumah, ia menimbang emas murni seberat mahkota raja lalu dimasukkannya emas itu ke dalam baskom yang penuh air. Air yang meluap di tamping dan ditimbang. Cara yang sama dilakukan terhadap mahkota raja. Ternyata air yang meluap dari baskom kedua lebih banyak daripada air yang meluappada baskom pertama. Berdasarkan hal itu, Archimedes dapat membuktikan bahwa mahkota raja ti dak terbuat dari emas murni, sekaligus ditemkannya hokum Archimedes yaitu, “sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan pleh benda itu”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar